The Coffee Anthology

Kopi Kekes

Jauh sebelum dunia mengenal istilah kopi luwak, orang Sunda telah punya tradisinya sendiri. Di rimbun hutan tanah Pasundan, seekor bajing kecil yang oleh warga lokal disebut Kekes (Tupaia Javanica) memilih hanya buah kopi yang paling ranum dan sempurna, berbeda dengan hasil panen manusia yang terkadang masih tercampur dengan buah masih hijau atau buah setengah merah demi memenuhi target produksi. Kekes secara alami mensortir kopi terbaik dari alam, Petani pun memungutnya dengan penuh kesabaran — sebuah laku yang sejak dulu punya namanya sendiri: "ngekes". Tradisi ini telah terekam sejak abad ke-19, dalam kamus bahasa Sunda tertua susunan Jonathan Rigg tahun 1862.

Dari pilihan terbaik alam inilah lahir secangkir kopi dengan karakter rasa yang khas, manis, dan autentik. Kopi Kekes bukan sekadar minuman, melainkan penghormatan terhadap kearifan lokal Sunda, harmoni antara alam dan manusia, serta tradisi yang telah hidup jauh sebelum dikenal dunia.

Kopi Waspada Honey

Kopi yang istimewa tidak lahir karena keberuntungan, tetapi karena ketelitian. Kopi istimewa bukan hanya dari asal kebunnya. Tapi yang paling menentukan adalah bagaimana setiap buah diproses dengan sempurna.

Kopi pilihan dari perkebunan kopi di Gunung Waspada Subang, Jawa Barat, dipanen dan disortir dengan teliti, hanya mengambil buah kopi yang benar benar merah dan matang sempurna, diproses dengan proses Honey dan dijemur hingga kadar air maksimal 11%, Dikurasikan dan disortir teliti untuk mempertahankan kekayaan rasa sempurna.

Bagi kami, kopi bukan sekadar hasil panen. Ia adalah hasil kesabaran, ketelitian, dan rasa hormat kepada alam serta para petani yang merawatnya.

Rasa kopi sempurna

Setelah bertahun pengalaman dalam mengolah kopi, kami menemukan bahwa rasa kopi yang sempurna bukan cuma berasal dari tanaman kopi yang baik. Tinggi kebun yang cukup dan bibit kopi istimewa belum tentu membuat rasa kopi jadi istimewa.
Masih banyak step kecil nan krusial yang dapat menghilangkan rasa kopi yang seharusnya bisa di hasilkan dari sebuah biji kopi. Kami memastikan dan mensortir hanya biji kopi pilihan yang sampai ke tangan Anda.

Pemanen kopi biasanya mengejar target kiloan sehingga terkadang kurang teliti dalam memanen kopi. maka dari itu kami mensortir kembali hanya buah yang merah sempurna, setelah itu kami sortir kembali dari buah yang kurang baik, setelah itu kami proses secara honey dan dilakukan penjemuran sampai didapat kadar air maksimal 11%, dan kembali dilakukan pensortiran dari biji yang cacat.

Dan proses terakhir yang tidak kalah penting adalah bagaimana kopi diroasting oleh tenaga ahli berpengalaman yang mampu mempertahankan setiap detail rasa kopi secara sempurna.

The Sixties

Cafe dan Offline store kami, rasakan sensasi kopi secara langsung yang diracik oleh barista kami

Location

Gn. Waspada, Subang
Jawa Barat